jump to navigation

PENYAKIT WANITA October 11, 2010

Posted by indahbrobot in Penyakit pada Wanita.
trackback

Kanker Kandungan

Definisi Kandungan (Uterus)

Kandungan (uterus) adalah bagian dari suatu sistim reproduksi seorang wanita. Ia adalah organ yang berongga yang berbetuk buah per dimana seorang bayi tumbuh. Kandungan ada di panggul (pelvis) antara kandung kemih dan dubur (rectum).

Bagian bawah yang sempit dari kandungan (uterus) adalah mulut rahim (cervix). Bagian tengah yang lebar dari kandungan adalah badannya atau corpus. Puncaknya yang berbentuk kubah adalah fundus. Tabung-tabung fallopian menjulur dari setiap sisi puncak kandungan ke indung-indung telur (ovaries).

Dinding kandungan mempunya dua lapisan jaringan. Lapisan dalam adalah endometrium. Lapisan luar adalah jaringan otot yang disebut myometrium.

Pada wanita-wanita yang berada pada umur-umur mengandung anak, lapisan uterus tumbuh dan menebal setiap bulan untuk mempersiapkan kehamilan. Jika seorang wanita tidak menjadi hamil, lapisan yang tebal, berdarah mengalir keluar dari tubuh melalu vagina. Pengeluaran ini disebut menstruasi (datang bulan).

Mengerti Kanker

Kanker adalah suatu kelompok yang banyak dari penyakit yang berhubungan. Semua kanker-kanker mulai di sel-sel, unit dasar kehidupan dari tubuh. Sel-sel membuat jaringan-jaringan, dan jaringan-jaringan membuta organ-organ tubuh.

Secara normal, sel-sel tumbuh dan membelah membentuk sel-sel baru ketika mereka dibutuhkan oleh tubuh. Ketika sel-sel tumbuh menua dan mati, sel-sel baru mengambil tempat mereka.

Kadangkala proses yang teratur ini berjalan salah. Sel-sel baru terbentuk ketika tubuh tidak memerlukan mereka, dan sel-sel tua tidak mati ketika mereka seharusnya mati. Sel-sel ekstra ini dapat membentuk suatu massa dari jaringan yang disebut suatu pertumbuhan atau tumor.

Tumor-tumor dapat jinak atau ganas:

  • Tumor-tumor jinak bukan kanker. Biasanya , dokter-dokter dapat mengangkat/menghilangkan mereka. Sel-sel dari tumor-tumor jinak tidak menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Pada kebanyakan kasus-kasus, tumor-tumor jinak tidak datang kembali setelah mereka diangkat/dihilangkan. Paling penting, tumor-tumor jinak jarang adalah suatu ancaman nyawa.

 

Kondisi-Kondisi Jinak dari Kandungan

  • Fibroids adalah tumor-tumor jinak yang umum yang tumbuh dalam otot uterus. Mereka terjadi terutama pada wanita-wanita pada umur empatpuluhannya. Wanita-wanita mungkin mempunyai banyak fibroids pada waktu bersamaan. Fibroids tidak berkembang menjadi kanker. Ketika seorang wanita mencapai menopause, fibroids kemungkinan menjadi lebih kecil, dan kadangkala mereka menghilang. Biasanya, fibroids tidak menyebabkan gejala-gejala dan tidak memerlukan perawatan. Namun tergantung dari ukuran dan lokasi mereka, fibroids dapat menyebabkan perdarahan, kotoran vagina (vaginal discharge), dan kencing yang seringkali. Wanita-wanita dengan gejala-gejala ini harus mengunjungi seorang dokter. Jika fibroids menyebabkan perdarahan yang berat, atau jika mereka menekan pada organ-organ yang berdekatan dan menyebabkan nyeri, dokter mungkin menyarankan operasi atau perawatan lainnya.
  • Endometriosis adalah kondisi jinak lainnya yang mempengaruhi uterus. Ia adalah paling umum pada wanita-wanita yang berumur tigapuluhan dan empatpuluhan, terutama pada wanita-wanita yang belum pernah hamil. Itu terjadi ketika jaringan endometrial mulai tumbuh pada bagian luar uterus dan pada organ-organ yang berdekatan. Kondisi ini dapat menyebabkan periode-periode menstruasi yang menyakitkan, perdarahan vagina yang abnormal, dan kadangkala kehilangan kesuburan (kemampuan menjadi hamil), namun itu tidak menyebabkan kanker. Wanita-wanita dengan endometriosis dapat dirawat dengan hormon-hormon atau operasi.
  • Endometrial hyperplasia adalah suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan uterus. Itu bukan kanker. Kadangkala itu berkembang menjadi kanker. Periode-periode menstruasi yang berat, perdarahan diantara periode-periode, dan perdarahan setelah menopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia. Itu adalah paling umum setelah umur 40 tahun. Untuk mencegah endometrial hyperplasia dari pengembangan ke kanker, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkat uterus (hysterectomy) atau perawatan dengan hormon-hormon (progesterone) dan pemeriksaan-pemeriksaan follow-up secara teratur.

Tumor-tumor ganas adalah kanker. Mereka umumnya adalah lebih serius dan mungkin mengancam nyawa. Sel-sel kanker dapat menyerang dan merusak jaringan-jaringan dan organ-organ yang berdekatan. Juga, sel-sel kanker dapat pecah keluar dari suatu tumor ganas dan masuk kedalam aliran darah atau sistim getah bening (sistim limfatik). Itu adalah bagaimana sel-sel kanker menyebar dari tumor asal membentuk tumor-tumor baru pada organ-organ lain. Penyebaran dari kanker disebut metastasis.

Ketika kanker kandungan (uterine cancer) menyebar (metastasizes) keluar uterus, sel-sel kanker seringkali ditemukan di simpul-simpul getah bening, syaraf-syaraf, atau pembuluh-pembuluh darah yang berdekatan. Jika kanker telah mencapai simpul-simpul getah bening, sel-sel kanker mungkin telah menyebar ke simpul-simpul getah bening lainnya dan organ-organ lainnya, seperti paru-paru, hati, dan tulang-tulang.

Ketika kanker menyebar dari tempat asalnya ke bagian lain tubuh, tumor baru mempunyai macam sel-sel abnormal yang sama dan nama yang sama seperti tumor primer. Contohnya, Jika kanker uterus menyebar ke paru-paru, sel-sel kanker di paru-paru sebenarnya adalah sel-sel kanker kandungan (uterine). Penyakitnya adalah kanker kandungan metastatic, bukan kanker paru-paru. Ia diperlakukan sebagai kanker kandungan, bukan kanker paru-paru. Dokter-dokter kadangkala menyebut tumor baru penyakit “jarak jauh”.

Tipe kanker uterus (kandungan) yang paling umum mulai pada lapisan (endometrium). Disebut juga kanker edometrial (endometrial cancer), kanker kandungan, atau kanker uterus. Disini kita akan memakai istilah kanker kandungan atau kanker uterus untuk merujuk pada kanker yang mulai pada endometrium.

Suatu tipe kanker yang berbeda, uterine sarcoma, berkembang di otot (myometrium). Kanker yang mulai pada leher rahim (Kanker Leher Rahim) adalah juga suatu tipe yang berbeda dari kanker.

Orang-Orang Yang Berisko Kanker Kandungan

Tidak ada satu orang pun yang tahu penyebab yang tepat dari kanker kandungan. Bagaimanapun, adalah jelas bahwa penyakit ini tidak menular. Tidak ada satu orang pun yang dapat “menangkap” kanker dari orang lain.

Wanita-wanita yang mendapat penyakit ini lebih mungkin mempunyai faktor-faktor risiko tertentu daripada wanita-wanita lain. Suatu faktor risiko adalah sesuatu yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan penyakit.

Kebanyakan wanita-wanita yang telah mengetahui faktor-faktor risiko tidak mendapat kanker kandungan. Pada sisi lain, banyak yang mendapat penyakit ini tidak mempunyai faktor-faktor ini. Dokter-dokter jarang dapat menjelaskan mengapa seorang wanita mendapat kanker kandungan sedangkan yang lainnya tidak.

Studi-studi telah menemukan faktor-faktor risiko berikut:

  • Umur. Kanker kandungan terjadi kebanyakan pada wanita-wanita berumur lebih dari 50 tahun.
  • Endometrial hyperplasia. Risiko kanker kandungan adalah lebih tinggi jika seorang wanita mempunyai endometrial hyperplasia. Kondisi ini dan perawatannya telah dibahas diatas.
  • Terapi Pengganti Hormon, Hormone replacement therapy (HRT). HRT digunakan mengontrol gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis (penipisan tulang-tulang), dan mengurangi risiko penyakit jantung atau stroke.
  • Kegemukan dan kondisi-kondisi yang berhubungan dengannya. Tubuh membuat beberapa dari estrogennya dalam jaringan lemak. Itulah mengapa wanita-wanita gemuk lebih mungkin daripada wanita-wanita kurus mempunyai tingkat-tinkat estrogen yang lebih tinggi didalam tubuh-tubuhnya. Tingkat-tingkat estrogen yang tinggi mungkin adalah penyebabnya bahwa wanita-wanita gemuk mempunyai suatu peningkatan risiko mengembangkan kanker kandungan. Risiko penyakit ini juga lebih tinggi pada wanita-wanita dengan diabetes atau tekanan darah tinggi (kondisi-kondisi yang terjadi pada banyak wanita-wanita gemuk).
  • Tamoxifen. Wanita-wanita yang meminum obat tamoxifen untuk mencegah atau merawat kanker payudara mempunyai suatu peningkatan risiko kanker kandungan. Risiko ini tampaknya berhubungan dengan efek yang menyerupai estrogen dari obat ini pada kandungan. Dokter-dokter mengawasi wanita-wanita yang meminum tamoxifen untuk kemungkinan tanda-tanda atau gejala-gejala dari kanker kandungan. Manfaat-manfaat dari tamoxifen untuk merawat kanker payudara lebih banyak daripada risiko pengembangan kanker-kanker lainnya. Tetap, setiap wanita adalah berbeda. Wanita mana saja yang mempertimbangkan untuk meminum tamoxifen harus berdiskusi dengan dokternya tentang sejarah medis pribadi dan keluarganya dan kekhwatiran-kekhwatirannya.
  • Ras. Wanita-wanita kulit putih lebih mungkin daripada wanita-wanita Amerika keturunan Afrika mendapatkan kanker kandungan.
  • Kanker Kolorektal (Colorectal cancer). Wanita-wanita yang telah mendapat suatu bentuk yang diwariskan dari kanker kolorektal (colorectal cancer) mempunyai suatu risiko yang lebih tinggi mengembangkan kanker kandungan daripada wanita-wanita lain.

Gejala-Gejala Kanker Kandungan

Kanker kandungan biasanya terjadi setelah menopause. Namun ia juga dapat terjadi sekitar waktu menopause mulai. Perdarahan vagina yang abnormal adalah gejala yang paling umum dari kanker kandungan. Perdarahan mungkin mulai sebagai suatu aliran cairan yang bergaris darah yang secara berangsur-angsur mengandung lebih banyak darah. Wanita-wanita jangan mengasumsikan bahwa perdarahan vagina yang abnormal adalah bagian dari menopause.

Seorang wanita harus menemui dokternya jika ia mempunyai gejala-gejala mana saja dari yang berikut:

  • Perdarahan atau kotoran vagina yang tidak biasa
  • Sulit atau nyeri buang air kecil
  • Nyeri waktu hubungan seksual
  • Nyeri pada area pelvic

Gejala-gejala ini dapat disebabkan oleh kanker atau kondisi-kondisi yang kurang serius lainnya. Lebih sering mereka bukan kanker, namun hanya seorang dokter yang dapat memastikan.

Premenstrual Syndrome (PMS)

Definisi Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual syndrome (PMS) adalah kombinasi dari gangguan-gangguan fisik dan emosi yang terjadi setelah wanita berovulasi dan berakhir dengan menstruasi. Gejala-gejala PMS yang umum termasuk depresi, mudah marah, menangis, sensitivitas yang berlebihan, dan turun naiknya suasana hati. Untuk beberapa wanita-wanita gejala-gejala PMS dapat dikontrol dengan obat-obat dan perubahan-perubahan gaya hidup seperti latihan, nutrisi, dan sistim dukungan keluarga dan teman.

PMS adalah kombinasi dari gangguan-gangguan emosi, fisik, psikologi, dan suasana hati yang terjadi setelah ovulasi wanita dan secara khas berakhir dengan penimbulan aliran menstruasinya. Gejala-gejala yang paling umum berhubungan dengan suasana hati adalah mudah marah, depresi, menangis, sensitivitas yang berlebihan, dan turun naiknya suasana hati dengan kesedihan dan marah yang silih berganti. Gejala-gejala fisik yang paling umum adalah kelelahan, perut kembung, kepekaan payudara (mastalgia), acne (jerawat), dan perubahan-perubahan nafsu makan dengan permintaan-permintaan makanan.

Bentuk yang lebih parah dari PMS, dikenal sebaai premenstrual dysphoric disorder (PMDD), juga dikenal sebagai late luteal phase dysphoric disorder terjadi pada jumlah yang lebih kecil dari wanita-wanita dan menjurus pada kehilangan fungsi yang signifikan karena gejala-gejala yang parahnya tidak umum.

Kelaziman PMS

Kira-kira 80% dari wanita-wanita mengalami beberapa gejala-gejala premenstrual. Kejadian yang benar dari PMS telah seringkali ditaksir terlalu tinggi dengan memasukan semua wanita-wanita yang mengalami segala gejala-gejala fisik atau emosi sebelum menstruasi. Diperkirakan bahwa secara klinik PMS yang signifikan (yang adalah sedang sampai parah pada intensitasnya dan mempengaruhi berfungsinya wanita) terjadi pada 20% sampai 30% dari wanita-wanita. Kira-kira 2% sampai 6% dari wanita-wanita dipercayai mempunyai varian (sesuatu yang berlainan) yang lebih parah yang dikenal sebagai PMDD.

Kapan PMS Ditemukan ?

Perubahan-perubahan suasana hati yang mengelilingi kondisi ini telah digambarkan seawal waktu dari Yunani kuno. Bagaimanapun, setelah tahun 1931 penyakit ini secara resmi dikenali oleh komunitas kedokteran. Istilah “premenstrual syndrome” diciptakan pada tahun 1953.

Penyebab PMS

PMS tetap adalah enigma (teka-teki) karena gejala-gejala yang lingkupannya besar dan kesulitan dalam membuat diagnosis yang pasti. Beberapa teori-teori telah dimajukan untuk menjelaskan penyebab dari PMS. Tidak satupun dari teori-teori ini telah dibuktikan, dan perawatan spesifik untuk PMS masih kekurangan sangat besar dasar ilmiah yang solid. Kebanyakan bukti menyarankan bahwa PMS berakibat dari perubahan-perubahan pada atau interaksi-interaksi antara tingkat-tingkat dari hormon-hormon seks dan kimia-kimia otak yang dikenal sebagai neurotransmitters.

PMS tidak nampak secara spesifik berhubungan dengan segala faktor-faktor kepribadian atau tipe-tipe spesifik kepribadian. Demikian juga, sejumlah studi-studi telah menunjukan bahwa stres psikologi tidak berhubungan dengan keparahan dari PMS.

Gejala-Gejala Dari PMS

Keberagaman yang besar dari gejala-gejala telah dihubungkan pada PMS. Wanita-wanita dapat mempunyai PMS yang bervariasi pada durasi dan keparahannya dari siklus ke suklus. Gejala-gejala yang berhubungan dengan suasana hati yang paling sering dari PMS termasuk:

  • kemarahan dan mudah marah,
  • ketakutan,
  • ketegangan,
  • depresi,
  • menangis,
  • sensitivitas yang berlebihan, dan
  • turun naiknya suasana hati yang dibesar-besarkan.

Tanda-tanda dan gejala-gejala fisik yang paling sering dari PMS termasuk:

  • kelelahan,
  • perut kembung (disebabkan oleh penahanan cairan),
  • kenaikan berat badan,
  • kepekaan payudara,
  • jerawat,
  • gangguan-gangguan tidur dengan tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit (insomnia), dan
  • perubahan-perubahan nafsu makan dengan makan terlalu banyak atau permintaan-permintaan makanan (ngidam)

Kehamilan Diluar Kandungan (Ectopic Pregnancy)

Definisi Kehamilan Diluar Kandungan (Ectopic Pregnancy)

Kehamilan diluar kandungan (ectopic pregnancy) adalah kondisi dimana telur yang telah dibuahi menempati dan tumbuh pada lokasi mana saja yang lain daripada lapisan dalam dari uterus (kandungan). Mayoritas yang luas dari kehamilan diluar kandungan terjadi dalam tabung Fallopian (98%), bagaimanapun, mereka dapat terjadi di lokasi-lokasi lain, seperti ovary (indung telur), cervix (leher rahim), dan rongga perut. Kehamilan diluar kandungan terjadi pada kira-kira satu dalam 50 kehamilan-kehamilan.

Risiko kesehatan utama dari kehamilan diluar kandungan adalah pecah yang menjurus pada perdarahan internal. Sebelum abad ke 19, angka kematian dari kehamilan diluar kandungan melebihi 50%. Pada akhir abad ke 19, angka kematian turun ke lima persen karena intervensi melalui operasi. Dengan kemajuan-kemajuan sekarang ini dalam pendeteksian dini, angka kematian telah membaik ke kurang dari lima dalam 10,000. Angka kelangsungan hidup dari kehamilan diluar kandungan membaik meskipun kejadian dari kehamilan-kehamilan diluar kandungan juga meningkat. Sebab utama untuk hasil yang buruk adalah kegagalan untuk mencari bantuan medis yang dini. Kehamilan diluar kandungan tetap menjadi penyebab yang memimpin dari kematian yang berhubungan dengan kehamilan pada trimester pertama kehamilan.

Faktor-Faktor Risiko Untuk Kehamilan Diluar Kandungan (Ectopic Pregnancy)

Ada banyak faktor-faktor yang meningkatkan kemungkinan seorang wanita mempunyai kehamilan diluar kandungan, namun adalah penting untuk mencatat bahwa kehamilan-kehamilan diluar kandungan dapat terjadi pada wanita-wanita tanpa segala faktor-faktor risiko ini.

Faktor risiko yang paling besar untuk kehamilan diluar kandungan adalah sejarah sebelumnya dari kehamilan diluar kandungan. Angka kekambuhan adalah 15% setelah kehamilan diluar kandungan yang pertama, dan 30% setelah yang kedua.

Segala gangguan dari arsitektur yang normal dari tabung-tabung Fallopian dapat menjadi faktor risiko untuk kehamilan diluar kandungan. Operasi sebelumnya pada tabung-tabung Fallopian seperti tubal sterilization atau prosedur-prosedur rekonstruksi, dapat menjurus pada luka parut dan gangguan anatomi yang normal dari tabung-tabung dan meningkatkan risiko kehamilan diluar kandungan. Demikian juga, infeksi, kelainan-kelainan sejak lahir, atau tumor-tumor dari tabung-tabung Fallopian dapat meningkatkan risiko seorang wanita mempunyai kehamilan diluar kandungan.

Infeksi pada pelvis adalah faktor risiko lainnya untuk kehamilan diluar kandungan. Infeksi-infeksi pelvis biasanya disebabkan oleh organisme-organisme yang ditularkan secara seksual, seperti chlamydia atau gonorrhea. Bagaimanapun, bakteri-bakteri yang tidak ditularkan secara seksual dapat juga menyebabkan infeksi pelvis dan meningkatkan risiko kehamilan diluar kandungan. Infeksi menyebabkan kehamilan diluar kandungan dengan merusak atau menghalangi tabung-tabung Fallopian. Normalnya, lapisan dalam dari tabung-tabung dilapisi dengan penonjolan-penonjolan seperti rambut yang kecil yang disebut cilia. Cilia ini adalah penting untuk mengangkut telur dengan lembut dari ovary (indung telur) melalui tabung Fallopian dan kedalam uterus (kandungan). Jika cilia ini rusak oleh infeksi, pengangkutan telur menjadi terganggu. Telur yang telah dibuahi dapat menempati dalam tabung Fallopian tanpa mencapai uterus, jadi menjadi kehamilan diluar kandungan. Demikian juga, luka parut (goresan) yang berhubungan dengan infeksi dan halangan yang sebagian dari tabung-tabung Fallopian dapat juga mencegah telur mencapai kandungan (uterus).

Seperti infeksi-infeksi pelvis, kondisi-kondisi seperti endometriosis, tumor-tumor fibroid, atau jaringan parut pelvis (pelvic adhesions), dapat menyempitkan tabung-tabung Fallopian dan mengganggu pengangkutan telur, dengan demikian meningkatkan kesempatan-kesempatan dari kehamilan diluar kandungan.

Kira-kira 50% dari kehamilan-kehamilan pada wanita-wanita yang menggunakan intrauterine devices (IUDs) akan dilokasikan diluar kandungan. Bagaimanapun, jumlah total dari wanita-wanita yang menjadi hamil ketika menggunakan IUDs adalah sangat rendah. Oleh karenanya, jumlah keseluruhan dari kehamilan-kehamilan diluar kandungan yang berhubungan pada IUDs adalah sangat rendah.

Merokok sigaret sekitar waktu dari penghamilan juga telah dihubungkan dengan risiko yang meningkat dari kehamilan diluar kandungan. Risiko ini diamati menjadi tergantung dosis, yang berarti bahwa risiko tergantung pada kebiasaan-kebiasaan peorangan wanita dan meningkat dengan jumlah sigaret-sigaret yang dihisap.

Gejala-Gejala Dari Kehamilan Diluar Kandungan (Ectopic Pregnancy)

Gejala-gejala klasik dari kehamilan diluar kandungan termasuk:

  • nyeri perut,
  • ketidakhadiran dari periode-periode menstruasi (amenorrhea), dan
  • perdarahan vagina.

Wanita mungkin tidak sadar bahwa ia hamil. Gejala-gejala karakteristik ini terjadi pada kehamilan-kehamilan diluar kandungan yang robek (yang disertai oleh perdarahan internal yang parah) dan kehamilan-kehamilan diluar kandungan yang tidak robek. Bagaimanpun, sementara gejala-gejala ini adalah khas untuk kehamilan diluar kandungan, mereka tidak berarti kehamilan diluar kandungan adalah perlu hadir dan dapat mewakili kondisi-kondisi lain. Faktanya, gejala-gejala ini juga terjadi dengan threatened abortion (keguguran) pada kehamilan-kehamilan yang bukan diluar kandungan.

Gejala-gejala dari kehamilan diluar kandungan secara khas terjadi enam sampai delapan minggu setelah periode menstruasi normal yang terakhir, namun mereka mungkin terjadi kemudian jika kehamilann diluar kandungan tidak berlokasi dalam tabung Fallopian. Gejala-gejala lain dari kehamilan (mual, ketidaknyamanan payudara, dan seterusnya) mungkin juga hadir pada kehamilan diluar kandungan. Kelemahan, kepeningan, dan rasa pingsan ketika berdiri dapat mewakili perdarahan internal yang serius dari kehamilan diluar kandungan yang robek/pecah dan memerlukan perhatian medis yang segera.

Risiko Kesehatan Dari Kehamilan Diluar Kandungan (Ectopic Pregnancy)

Beberapa wanita-wanita secara spontan menyerap kehamilan diluar kandungan mereka dengan tanpa efek-efek penyakit yang nampak, dan dapat diamati tanpa perawatan. Bagaimanpun, kejadian sebenarnya dari resolusi (pemecahan persoalan) yang spontan dari kehamilan diluar kandungan tidak diketahui. Adalah tidak mungkin untuk memprediksi wanita-wanita yang mana akan secara spontan memecahkan persoalan kehamilan-kehamilan diluar kandungan mereka.

Komplikasi yang paling ditakutkan dari kehamiulan diluar kandungan adalah perdarahan internal, yang menyebabkan nyeri pelvis dan perut, shock, dan bahkan kematian. Oleh karenanya, perdarahan pada kehamilan diluar kandungan mungkin memerlukan bantuan secara operasi yang segera. Perdarahan berakibat dari pecah/robeknya tabung Fallopian atau dari darah yang bocor dari ujung tabung ketika placenta yang tumbuh menghanyut (terkikis) kedalam vena-vena dan arteri-arteri yang berlokasi didalam dinding tabung. Darah yang datang dari tabung dapat menjadi sangat mengiritasi pada jaringan-jaringan dan organ-organ lain pada pelvis dan perut, dan berakibat pada nyeri yang signifikan. Darah pelvis dapat menjurus pada pembentukan jaringan parut dan persoalan-persoalan dengan menjadi hamil dimasa depan. Jaringan parut dapat juga meningkatkan risiko kehamilan diluar kandungan masa depan.

sumber : http://www.totalkesehatananda.com

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: